Pendahuluan

Peningkatan layanan kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan di Indonesia. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pelayanan medis yang berkualitas, pemerintah membangun RSUD Kota Bima di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memperkuat layanan kesehatan rujukan di wilayah timur Pulau Sumbawa. Melalui pembangunan ini, pemerintah memperluas akses layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan berkualitas.

Latar Belakang

Selama ini, sebagian masyarakat Kota Bima harus menjalani rujukan ke rumah sakit di luar daerah untuk memperoleh layanan kesehatan spesialistik. Oleh karena itu, pemerintah pusat bersama Pemerintah Kota Bima memulai pembangunan RSUD Kota Bima melalui dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Kesehatan. Sebagai langkah awal, pemerintah menggelar groundbreaking pada 28 Mei 2025 sebagai bukti sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan.

Fasilitas

RSUD Kota Bima hadir sebagai rumah sakit tipe C dengan bangunan tiga lantai dan kapasitas sekitar 100 tempat tidur. Selain menyediakan bangunan yang representatif, pemerintah juga melengkapi rumah sakit ini dengan berbagai fasilitas modern, antara lain:

  • Instalasi Gawat Darurat (IGD)
  • Ruang Rawat Inap
  • Intensive Care Unit (ICU)
  • Kamar Operasi
  • Laboratorium
  • Klinik Rawat Jalan
  • CT Scan
  • Hemodialisa (Cuci Darah)
  • Sistem mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP)

Melalui fasilitas tersebut, rumah sakit mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap, cepat, dan efektif.

Progress Pembangunan

Setelah menyelesaikan tahap perencanaan, pemerintah memulai pekerjaan konstruksi pada April 2025 dengan target penyelesaian pada akhir tahun 2025. Selanjutnya, kontraktor melaksanakan pekerjaan finishing, memasang utilitas, dan menyiapkan seluruh sarana operasional rumah sakit. Kemudian, pemerintah mengarahkan RSUD Kota Bima menjadi pusat layanan rujukan regional untuk penanganan kanker, jantung, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak.

Manfaat

Keberadaan RSUD Kota Bima meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan spesialistik sekaligus mengurangi kebutuhan rujukan ke luar daerah. Selain itu, tenaga kesehatan dapat menangani pasien dengan lebih cepat karena fasilitas dan peralatan medis semakin lengkap. Di sisi lain, pembangunan rumah sakit juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan sektor jasa, perdagangan, dan transportasi di Kota Bima. Dengan kata lain, proyek ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Penutup

Pada akhirnya, pembangunan RSUD Kota Bima menjadi langkah strategis untuk memperkuat layanan kesehatan di Nusa Tenggara Barat. Lebih dari itu, pemerintah menghadirkan rumah sakit ini sebagai pusat layanan kesehatan regional yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Bima dan wilayah sekitarnya. Oleh sebab itu, dukungan fasilitas modern, peralatan medis yang lengkap, serta tenaga kesehatan yang kompeten akan meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat sistem kesehatan di wilayah timur Pulau Sumbawa.